Mantan anggota hti :
Reuni 212 ditunggangi gerakan bawah hti
AKURAT.CO, Mantan Anggota HTI yang juga Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Ainur Rofiq Al Amin menjelaskan banyak kegiatan-kegiatan yang kontra pemerintah rawan ditunggani oleh HTI.
Baginya, kelompok HTI terus mempropagandakan isu khilafah dalam bentuk gerakan bawah tanah, termasuk memanfaatkan kegiatan oposan.
“Apapun potensi yang bisa digunakan, maka mereka akan gunakan. Saat ini menurut aktivis eks HTI, walaupun organisasinya telah dibubarkan juga rajin propaganda khilafah di grup WA, walaupun tahu saya ada di dalamnya,” kata Ainur yang pernah aktif di HTI dekade 1990-an ini dalam keterangan persnya kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (4/12).
Menurut Ainur mudah untuk melihat keterlibatan HTI di aksi 212. Selain banyak eks HTI yang dikenalnya ramai-ramai datang ke aksi 212 dari berbagai daerah dan rajin ajak orang ke aksi 212, juga bendera yang dikibarkan dalam acara tersebut. Walaupun bendera itu kadang disebut bendera Tauhid, namun kenyataannya itu adalah bendera yang secara resmi digunakan organisasi terlarang itu.
“Walaupun mereka tidak mengakui, namun secara umum sudah diketahui itu bendera HTI,” kata Ainur.
Ainur menyebut memang perlu usaha komprehensif untuk menangani HTI ini, karena mereka mempunyai banyak cara untuk tetap mempropagandakan khilafah, walaupun di Indonesia yang jelas merupakan negara demokrasi.
Ainur menyebut, saat ini ia telah menulis buku tentang semua tentang HTI. Buku yang berjudul Mematahkan “Argumen Hizbut Tahrir” ini berisi tentang cara HTI mempropagandakan isu khilafah.[]
